Kau tahu? MaLAm-maLAm aku Lewati dengan hampa dan tekanan berat. Memang aku diam, tapi itu LAksana batu yang menghimpit dadaku, memang aku seperti hiLAng tapi LAksana ribuan jarum menggeLitik hatiku, sakit.
Namun apa hendak dikata aku harus mendengar bahagia.
Ya, kini aku kembaLi daLAm kesemuan dan mimpi-mimpi terbeLit asa...
Ya, kini aku ada waLAu hanya sebatas bayangan yang tak terjamah.
Aku ingin air hujan di maLAm harimu berhenti biar esok pagi bukan Lembab tapi hangat dimata mu, seperti kemuning matahari jiwa ini.